JAKARTA: Direktorat Jenderal Pajak menegaskan tidak semua wajib pajak diharuskan melakukan penyampaian surat pemberitahuan secara elektronik (e-SPT).

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Ditjen Pajak Djoko Suryoputro menegaskan wajib pajak yang harus menyampaikan e-SPT adalah hanya badan usaha yang terdaftar sebagai WP di kantor pelayanan pajak (KPP) di lingkungan kanwil Ditjen Pajak Wajib Besar, KPP di lingkungan kanwil Ditjen Pajak Jakarta Khusus, dan KPP Madya di seluruh Indonesia.

“Kewajiban penyampaian SPT secara elektronik mulai diberlakukan sejak 1 Juli 2009,” katanya dalam rilis, kemarin.

Bisnis Indonesia, 4 Februari 2009