Apakah Anda sebagai orang tua merencanakan untuk pergi berlibur?

Enggak usah jauh-jauhlah. Buat Anda yang tinggal di Jakarta misalnya, Anda mungkin berencana untuk pergi berlibur ke Yogya. Buat Anda yang tinggal di Makassar, mungkin tertarik untuk pergi ke Bali. Jadi, liburan tidak harus ke luar negeri, karena di Indonesia sendiri pun yang namanya tempat liburan ada banyaaak sekali. Iya, kan?

Tini misalnya. Ibu muda ini merasa bahwa ia harus mengisi waktu liburannya kali ini dengan bepergian ke Sumatera Barat. Rumahnya sendiri di Semarang. “Seumur-umur, saya belum pernah pergi ke Sumatera…,” begitu katanya.

Memang sih, ke mana pun Anda pergi berlibur, entah ke dalam atau bahkan ke luar negeri, yang namanya liburan pasti butuh dana. ITU PASTI. Entah dana untuk membayar transportasi, penginapan, jalan-jalan, beli oleh-oleh, makanan, maupun segala macam pengeluaran lainnya. Sayangnya, biarpun pergi berliburnya cuma ke dalam negeri, herannya, kok, masih banyak, orang-orang yang tidak menyiapkan dananya sejak jauh-jauh hari. Enggak masalah sih, kalau memang Anda punya simpanan yang bisa dimanfaatkan, sehingga Anda merasa tidak perlu menyiapkan dana sejak jauh hari.

Tapi jangan lupa bahwa tidak semua dari kita punya simpanan dana yang cukup untuk bisa dipakai sewaktu-waktu, kan? Atau kalaupun cukup, jumlahnya terlalu ngepas. Akibatnya, banyak dari mereka yang mungkin memiliki dana yang cukup, tetapi sayang segera setelah pulang, mereka kehabisan dana.

Lalu, apa pemecahan yang paling baik terhadap masalah kekurangan dana ini? Cuma satu: menyiapkan dana liburan Anda jauh-jauh hari. Ya, saya tahu, beberapa dari Anda mungkin berpikir: “Lho, kalau tahun ini saya enggak jadi berlibur, mungkin liburannya memang tahun depan. Tapi juga itu mungkiiinn … Lha kalau liburannya saja masih belum diniatkan atau belum tentu jadi, kenapa juga saya musti menyiapkan dananya sejak sekarang?”

Jawaban saya atas keberatan ini sederhana saja: Siapkan saja dana liburan Anda jauh-jauh hari, sehingga kalaupun nanti Anda mendadak memutuskan pergi berlibur, dananya sudah ada. Kalaupun Anda tidak pergi berlibur, toh Anda masih memiliki dananya, kan?

Kapan Dana Dipersiapkan dan Dari mana Uangnya?

Saat yang paling tepat menyiapkan dana untuk liburan sebetulnya adalah sejak jauh-jauh hari. Ini berarti, Anda harus menyiapkan dana tersebut sejak sekarang. Oke sekarang, begitu mungkin kata Anda. Tapi idealnya seberapa lama? Banyak orang yang ketika berniat untuk pergi berlibur ke luar negeri, memutuskan untuk menabung sejak bertahun-tahun sebelumnya. Tapi, kalau Anda merasa itu terlalu dini, maka jangka waktu setahun sebelum Anda pergi berlibur sebetulnya sudah cukup ideal.

Sekali lagi, itu kalau liburan Anda keluar negeri. Lha kalau ke dalam negeri? Mungkin 3 – 6 bulan sebelumnya sudah bisa. Ini dibuat dengan asumsi bahwa liburan ke dalam negeri biasanya butuh dana yang lebih sedikit dibanding kalau Anda pergi berlibur ke luar negeri.

Nah, sekarang, dari mana Anda mendapatkan uang untuk ditabung? Pertama-tama tentu saja dari penghasilan keluarga. Kalau Anda atau suami Anda dapat gaji, sisihkan sebagian untuk dimasukkan dalam tabungan di bank. Pelan-pelan, kalau jumlahnya mencukupi, pindahkan ke deposito yang umumnya memberikan bunga yang lebih besar. Selain dari gaji, sumber lain yang bisa Anda manfaatkan ­ terutama kalau Anda atau suami Anda adalah karyawan-adalah dari bonus-bonus yang didapat dari kantor. Jangan lupa, seorang karyawan umumnya menerima gaji minimal sekitar 14 kali setahun. Jadi, tak ada salahnya Anda memanfaatkan gaji bulan ke-13 atau gaji bulan ke-14 yang diterima.

Bagi Anda yang penghasilannya tidak tetap, Anda bisa menabung setiap kali Anda mendapatkan penghasilan. Dan ingatlah, semakin panjang waktu Anda mempersiapkan diri, semakin mudah Anda menyiapkan dana besar untuk liburan. Ya, kan?

Menabunglah dengan Jumlah Yang Terencana

Apa yang harus Anda lakukan adalah menabung dengan jumlah yang terencana. Sebagai contoh, kalau Anda ingin mengumpulkan jumlah Rp 10 juta dalam waktu sembilan bulan ke depan, ini berarti rata-rata Anda harus menabung sebesar Rp 1,1 juta per bulan. Kalau Anda tidak sanggup menabung dalam jumlah sebesar itu, mungkin Anda bisa menabung kurang dari itu, tapi nanti ditambah bonus-bonus dari kantor yang akan Anda dapat. Jangan lupa, Anda toh akan menabungkannya di tempat yang memberikan bunga, kan?

Prinsipnya di sini, ketika Anda menabung untuk mengumpulkan dana untuk liburan, jangan asal menabung dengan jumlah yang tidak Anda perhitungkan dulu. Menabunglah secara terencana. Perkirakan terlebih dahulu berapa jumlah yang Anda butuhkan kelak, kemudian menabunglah sesuai jumlah yang sudah Anda targetkan. Dengan demikian, apa yang sudah Anda tabungkan tidak akan menjadi sia-sia.

Cari Sumber Penghasilan Baru untuk Menambah Tabungan

Dari sekarang sampai setahun ke depan, kenapa Anda tidak mencari sumber penghasilan baru (tentunya di luar penghasilan rutin yang sudah Anda dapatkan sekarang) untuk menambah persiapan dana liburan? Dengan mencari sumber penghasilan baru, diharapkan tabungan akan lebih cepat bertambah, sehingga ujung-ujungnya, kalau mau, Anda bisa memajukan waktu libur, karena ternyata dana sudah bisa siap sejak jauh hari. Atau, kalaupun tidak ingin memundurkan waktu libur, maka ketika liburan nanti, bisa saja dana Anda sudah terkumpul lebih banyak dari jumlah yang ditargetkan.

Dengan demikian, Anda bisa menggunakan kelebihan uang untuk membeli barang yang lain yang memang Anda butuhkan, atau mungkin menambah obyek wisata yang akan dikunjungi.

Apa saja sumber penghasilan yang bisa dipilih untuk menambah tabungan liburan? Yang jelas, Anda membutuhkan sumber penghasilan tambahan yang bisa cepat menghasilkan uang, seperti kerja honorer, atau menjual barang dan jasa. Jangan lupa, waktu liburan masih lama kalau memang Anda menyiapkan dananya sejak jauh-jauh hari?

Artinya, kalau Anda mencari sumber penghasilan baru dengan membuka usaha misalnya, maka sifat dari sebuah usaha yang umumnya tidak bisa langsung memberikan penghasilan akan membuat Anda tidak bisa langsung menabungkan uangnya. Jadi, kuncinya di sini adalah dengan mencari sumber penghasilan baru yang bisa memberikan hasil yang cepat.

Nah, mudah-mudahan ketiga hal tersebut di atas bisa membantu Anda dalam menyiapkan dana bagi liburan. Kalau tahun ini Anda ingin berlibur tetapi belum punya uang, maka dengan menyiapkan dana sejak sekarang, mudah-mudahan tahun depan, atau akhir tahun ini, Anda sudah bisa pergi berlibur ke tempat yang Anda inginkan. Jangan lupa untuk mengajak keluarga tentunya. Selamat mempersiapkan dana liburan. Salam.

RAJIN MELIHAT PROMOSI WISATA

Bila Anda mempersiapkan dana untuk pergi berlibur, maka salah satu hal yang bisa Anda lakukan adalah dengan rajin melihat-lihat promosi wisata yang banyak terpampang di media massa. Ini penting mengingat banyak biro-biro perjalanan, dan maskapai-maskapai penerbangan yang sekarang saling bersaing dalam memperebutkan konsumen.

Salah satu persaingan yang mereka lakukan adalah dari segi harga dan pelayanan. Makin lama, seringkali harga-harga dari biro perjalanan dan maskapai penerbangan turun, tetapi dengan mutu pelayanan yang tidak jauh berbeda. Ujung-ujungnya, kita juga sebagai konsumen yang paling diuntungkan terhadap persaingan ini.

Nah, dengan rajin melihat media massa, maka Anda jadi tahu maskapai penerbangan serta biro perjalanan mana yang bisa memberikan fasilitas dan manfaat yang memang Anda inginkan, namun tetap sesuai dengan anggaran. Kalau perlu bahkan bisa lebih murah. Dengan demikian, sebagai konsumen, Anda juga yang diuntungkan dengan persaingan tersebut, kan?

Oleh: Safir Senduk

Dikutip dari Tabloid NOVA No. 847/XVI