Semenjak lagu SMS menjadi hits di Indonesia, para istri jadi semakin rajin memeriksa HP suaminya. Jika sebelumnya mereka cuek dengan HP para suami, sekarang setiap pesan yang masuk atau keluar, rekaman video atau gambar, bahkan call list juga jadi sasaran investigasi.

Sebenarnya bagaimana untuk mencegah suami tak selingkuh, berikut beberapa senjata yang bisa digunakan. idealnya semakin banyak senjata yang digunakan maka akan semakin ampuh, namun lebih penting lagi adalah bagaimana cara menggunakan senjata-senjata tersebut.

Pertama, agama. Dengan bekal agama yang baik, seharusnya suami menjadi berpikir untuk selingkuh. Mulailah dengan mendekatkan suami dengan agamanya. Hal ini akan sulit dilakukan jika si istri juga jauh dari agama.

Kedua, anak. Seorang ayah akan berpikir dua kali jika harus berpisah dengan anak-anak yang dicintainya. Berusahalah untuk menjadikan anak-anak menjadi anak-anak yang manis yang dicintai ayahnya. Pada dasarnya suami memang ingin bermain-main dan memanjakan anak-anaknya, namun harus disadari kesibukan suami dalam mencari nafkah mengakibatkan suami hanya punya sedikit waktu untuk keluarga. Jadi pengaturan waktu yang baik sangat penting karena kadangkala seorang ayah jadi takut dekat dengan anak-anak karena mereka takut waktunya akan habis untuk anak-anak padahal mereka butuh waktu untuk istirahat, menekuni hobi atau bersosialisasi.

Ketiga, hobi. Laki-laki umumnya memiliki hobi. Memang hobi ini umumnya akan menyita waktu dan kemungkinan besar uang, yang seharusnya bisa digunakan untuk keperluan keluarga. Namun dalam jangka panjang hobi ini sangat baik untuk keutuhan rumah tangga. Suami yang tersalurkan hobinya secara emosional akan lebih stabil sehingga dalam berinteraksi dgn keluarga akan lebih baik. Semua hobi suami sebaiknya didukung, kecuali hobi selingkuh, judi atau narkoba.

Keempat, cinta. Seiring dengan bertambahnya usia perkawinan, bertambahnya kesibukan istri dan tekanan ekonomi, kadang kadar cinta dalam perkawinan menjadi semakin berkurang. Hal-hal kecil yang dulu sering membuat pasangan jatuh hati sudah semakin jarang dilakukan. Mulai dari hal kecil seperti menggenggam tangan saat jalan bersama. Mungkin sudah jarang dilakukan karena suami mungkin harus menggendong anak sedang istri sibuk menggendong belanjaan. Telepon atau SMS mesra mungkin sudah terdengar lucu ya, padahal jujur saja kadang-kadang kita sendiri pernah kangen dengan hal-hal kecil itu. Tidak ada salahnya untuk dicoba kan?

Kelima, mertua. Memang tidak banyak menantu yang dekat dengan mertuanya, entah karena mertua merasa sang menantu telah mengambil anaknya atau menantu merasa mertua terlalu mengontrol anaknya. Percayalah, seorang suami akan lebih takut menyakiti perasaan orang tuanya dibandingkan perasaan istri. Jika istri dekat dengan mertuanya tentu suami akan berpikir dua kali jika perselingkuhannya akan terbawa sampai ke orang tuanya.

Sebenarnya ada banyak lagi hal yang bisa dijadikan senjata, cuma seperti kata pepatah lebih baik mencegah daripada mengobati, maka sebaiknya hal-hal di atas dilakukan dari sekarang sebelum suami mulai memperlihatkan tanda-tanda selingkuh.(*)

Sumber berita