JAKARTA: Direktorat Jenderal Pajak mengakui minimnya jumlah pemeriksa pajak (fiskus) telah menyebabkan setoran pajak yang dihasilkan selama ini kurang maksimal.

Direktur Jenderal Pajak Darmin Nasution mengatakan sudah melakukan berbagai macam cara untuk menutup kekurangan tersebut, tetapi masih saja belum dapat mencukupi jumlah idealnya.

“Kita sudah menawarkan pada aparat kita yang akuntan untuk jadi pemeriksa tetapi masih kurang, kita angkat secara jabatan sepanjang dia memang akuntan tapi masih kurang juga,” katanya, akhir pekan lalu.

(more…)

JAKARTA. Para petugas Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak setidaknya membutuhkan waktu satu bulan untuk memeriksa kelengkapan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak pribadi. Setelah pemeriksaan selesai, baru Ditjen Pajak memberikan kabar kepada wajib pajak.

Direktur Jenderal Pajak Darmin Nasution mengatakan, ada dua alasan yang membuat lembaganya membutuhkan waktu sebulan untuk memeriksa SPT Pribadi. Pertama, Ditjen Pajak membedakan tenggat waktu penyerahan SPT antara pribadi dan perusahaan. Untuk SPT Pribadi, pemerintah mematok tenggat waktu hingga 31 Maret. Adapun perusahaan dapat menyerahkan SPT paling telat 30 April.

Alasan kedua, berhubungan dengan prosedur memperoleh tanda bukti setoran SPT. Menurut Darmin, semula menyerahkan SPT langsung berlanjut dengan pemeriksaan kelengkapan. Setelah itu, petugas pajak menyerahkan tanda bukti penyetoran.

(more…)

JAKARTA. Ada kabar baik bagi perbankan dan kantor-kantor pos yang selama ini menerima pembayaran pajak lewat surat setoran pajak (SSP). Mereka akan menerima uang jasa alias fee dari pemerintah.

Direktur Jenderal Pajak Darmin Nasution mengatakan, besarnya fee tergantung pada banyaknya transaksi penyetoran SSP. “Ketentuan ini mulai berlaku pada tahun berjalan ini,”ujar Darmin, Jumat (28/3) kemarin.

Darmin menjelaskan, lantaran dana untuk upah ini belum masuk ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (SPBN) 2009, maka paling cepat Pemerintah baru bisa membagikan fee pada semester dua nanti. Itu pun jika Pemerintah berhasil mengusulkan pencantuman fee itu saat mengajukan revisi atau Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBNP).

Jadi, fee tidak akan keluar pada semester I-2009. “Ketentuan itu tidak berlaku surut. Ia baru mulai berlaku sejak payung hukum terbit,”kata Darmin tanpa mau menyebut berapa besarnya upah bagi para pengumpul pajak. Darmin hanya menegaskan, Pemerintah berharap pemberian fee bisa membuat pelayanan terhadap pembayar pajak menjadi lebih baik.

Setelah pembayaran fee berlaku, kantor pos dan bank harus setiap hari menyetorkan uang hasil pengumpulan pajak. Selama ini para pengumpul pajak masih boleh mengendapkan dana selama tiga hari sebelum menyetorkan ke pemerintah. Pengendapan dana ini lah yang selama ini oleh Pemerintah dianggap sebagai ganti ongkos balas jasa.

Saat ini ada 83 bank yang menerima pembayaran pajak melalui SSP, terdiri dari sebagian besar bank pemerintah, 35 bank swasta, sembilan bank asing, 21 bank pembangunan daerah, dan 14 bank campuran. Total unit penerimaan SSP termasuk kantor pos mencapai 2.101 titik.

Martina Prianti

Harian Kontan, 28 Maret 2009

Tujuan utama, bahkan hakikat, dari pajak adalah memakmurkan dan menyejahterakan masyarakat, tanpa terkecuali. Baik itu mereka yang tinggal di perkotaan maupun perdesaan, berada di pegunungan maupun di lembah, berlokasi di daratan, maupun di lautan bahkan pulau-pulau terpencil, yang kaya apalagi yang miskin, sedang bekerja atau juga pengangguran, dan seterusnya.
(more…)

Para wajib pajak dapat menyampaikan surat pemberitahuan tahunan (SPT)-nya melalui Drop Box Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Hal ini sesuai Peraturan Dirjen Pajak Nomor 19/PJ/2009 tanggal 25 Februari 2009 tentang Tata Cara Penerimaan dan Pengolahan SPT.

Setiap wajib pajak dapat menyampaikan SPT-nya di Drop Box DJP mana pun, tidak hanya di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tempatnya terdaftar. KPP Pratama Jakarta Tanah Abang Tiga, misalnya, menjadwalkan Drop Box DJP di Gedung BRI Sudirman Jakarta tanggal 23-31 Maret pukul 10.00-15.00, kecuali tanggal 26 Maret, 28 Maret, dan 29 Maret tutup. Drop Box DJP Plaza FX Sudirman, Jakarta, 23-31 Maret pukul 10.00-22.00, tetapi tanggal 26 Maret dan 29 Maret tutup. Adapun Drop Box DJP Senayan City, Senayan, Jakarta, 27-29 Maret pukul 10.00-22.00. (*/ely)

Harian Kompas, 27 Maret 2009

JAKARTA: Pemerintah memastikan pelaksanaan audit pajak pada tahun ini tidak sekadar bertujuan mengejar setoran, kendati dari kegiatan ini Ditjen Pajak telah menargetkan penerimaan Rp11 triliun.

73% Fokus pemeriksaan pajak di DKI

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Ditjen Pajak Djoko Slamet Surjoputro mengatakan target dan fokus pemeriksaan pada dasarnya merupakan pelaksanaan fungsi manajerial Ditjen Pajak.

“Untuk mencapai target penerimaan APBN tentunya Ditjen Pajak harus melakukan ekstern dan intern yang antara lain melalui pemeriksaan,” katanya kepada Bisnis, kemarin.
(more…)

Kebetulan tadi malam browsing Facebook. Ada salah satu teman kita Mas Ibenk yang menaruh foto2 jadul kita.

Kalo dilihat dari foto, ternyata banyak perubahan yang terjadi dengan kenyataannya sekarang. Biar lebih silahkan simak foto-foto dibawah ini:

(more…)